JOMBANG, matasosial.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Program tersebut kini telah menjangkau lebih dari 62 juta penerima manfaat.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, Kamis 27 Agustus 2026.
Prabowo mengakui MBG merupakan program besar dengan segudang tantangan. Karena itu pemerintah terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan di lapangan semakin baik.
“MBG adalah program yang besar. Tantangannya banyak. Kekurangannya masih banyak. Tapi kita akan selesaikan semua kekurangan tersebut,” ujar Prabowo.
Menurutnya, fokus utama perbaikan adalah memastikan manfaat benar-benar sampai ke kelompok sasaran. Yakni anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
“Karena yang penting adalah manfaat harus diterima oleh semua anak-anak kita. Dan semua ibu-ibu hamil, dan semua orang tua lanjut usia. Itu tekad kita,” tegasnya.
Prabowo menjelaskan penyempurnaan MBG merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia. Keberlanjutan program akan dijaga agar dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia juga menyebut dana untuk MBG sebagian berasal dari hasil penghematan anggaran negara yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah.
“Dari penghematan-penghematan kita, sudah ratusan triliun yang bisa kita hemat. Uang itulah yang kita gunakan untuk sebesar-besarnya membantu rakyat yang paling miskin, yang paling tidak berdaya,” pungkasnya.










