Di HUT ke-28 PAN, Prabowo Tegaskan Sumpah Wujudkan Indonesia Sejahtera

Berita117 Dilihat

Jakarta, – Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera, bebas dari kelaparan, serta mampu menjamin kesehatan dan masa depan setiap anak di seluruh pelosok negeri.

Presiden Prabowo menyampaikan komitmen tersebut di hadapan para kader dan tamu undangan. Momennya berlangsung pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-28 Partai Amanat Nasional atau PAN di Jakarta Convention Center atau JCC, Jakarta, pada Kamis, 18 September 2026.

Prabowo menyampaikan komitmen tersebut dengan penuh ketegasan di atas podium. Di atas panggung, ia juga mengenang kembali sumpah pengabdiannya sejak usia muda untuk bangsa dan negara.

Sumpah Sejak Usia 18 Tahun Untuk Indonesia Terhormat

Prabowo mengungkapkan bahwa tekad mengabdi dan membela bangsa sudah tumbuh sejak dirinya masih muda. Memasuki usia 18 tahun, ia berkomitmen memberikan seluruh tenaga dan hidupnya demi kehormatan negara serta kesejahteraan rakyat Indonesia.

Komitmen tersebut bahkan sudah tertanam kuat dalam dirinya sejak kecil. Ia bermimpi melihat Indonesia tampil sebagai negara terhormat dengan rakyat hidup sejahtera. Karena itu, ia siap memberikan segalanya untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

“Saya dari kecil, saya disumpah. Saya siap waktu itu, 18 tahun, saya siap mati untuk negara ini. Saya ingin membela bangsa saya untuk melihat suatu saat Indonesia terhormat, rakyat Indonesia sejahtera, tidak ada orang lapar di Indonesia,” kata Prabowo.

Pernyataan ini mengingatkan publik bahwa perjuangan untuk kesejahteraan rakyat bukan hal baru bagi dirinya. Visi Indonesia sejahtera juga telah lama menjadi cita-cita pribadinya. Ia pun ingin memastikan tidak ada lagi rakyat yang hidup dalam kelaparan.

Rakyat Sejahtera dan Anak Tidak Berangkat Sekolah Kelaparan

Prabowo menilai kesejahteraan tidak hanya soal angka pertumbuhan ekonomi. Negara juga harus mampu memastikan setiap keluarga mendapat pelayanan kesehatan. Setiap anak pun perlu memperoleh makanan cukup sebelum mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Pemerintah wajib memastikan orang tua tidak lagi kebingungan saat anaknya sakit. Aparat negara juga harus memastikan anak-anak tidak berangkat ke sekolah dalam kondisi lapar. Negara harus hadir secara nyata dalam menjamin kesehatan dan gizi masyarakat.

“Tidak ada Bapak dan Ibu yang bingung kalau anaknya sakit. Tidak ada anak-anak Indonesia yang berangkat sekolah kelaparan,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kesejahteraan harus masyarakat rasakan secara langsung di tingkat keluarga. Kesejahteraan bukan hanya angka statistik, melainkan kondisi nyata di lapangan. Setiap anak berhak tumbuh sehat dan kenyang sebelum belajar.

Tekad Hapus Stunting Agar Anak Bisa Bersaing

Prabowo menilai persoalan stunting dan kekurangan gizi bisa menghambat pertumbuhan fisik sekaligus perkembangan kecerdasan anak. Kondisi ini jelas memengaruhi kemampuan mereka bersaing pada masa mendatang. Ia bertekad menghapus stunting dari Indonesia.

Kekurangan gizi akan menimbulkan dampak jangka panjang bagi generasi penerus bangsa. Anak yang mengalami stunting akan memiliki tulang lemah, otot lemah, dan sel otak lemah. Akibatnya, mereka akan kesulitan bersaing dengan anak-anak bangsa lain.

“Tidak ada anak-anak Indonesia yang stunting, yang tidak dapat gizi, sehingga tulangnya lemah, ototnya lemah, sel otaknya lemah. Tidak bisa bersaing dengan anak-anak bangsa lain,” tegas Prabowo.

Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin membiarkan rakyat hidup dalam kelaparan atau anak kehilangan masa depan akibat kekurangan gizi. Ia kembali mengulang sumpah untuk melihat Indonesia tampil sebagai negara sejahtera.

“Saya tidak ingin lihat itu. Saya bersumpah untuk melihat Indonesia sejahtera. Itu sumpah saya,” ucapnya.

Sumpah tersebut menegaskan komitmennya sebagai Presiden. Sumpah itu juga menjadi janji kepada seluruh rakyat Indonesia. Prabowo ingin memastikan sumpah tersebut terwujud melalui kerja nyata pemerintah.

Ajak Semua Partai Berjuang Untuk Keadilan dan Kemakmuran

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan keyakinan bahwa cita-cita menghadirkan keadilan dan kemakmuran bukan hanya perjuangan satu partai politik. Banyak kader dari berbagai partai memiliki nilai perjuangan dan tujuan serupa.

Ia melihat banyak tokoh dari berbagai partai membawa semangat sama untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Ia bahkan mengenal banyak orang di partai lain yang membawa nilai perjuangan serupa. Karena itu, ia yakin perjuangan ini merupakan perjuangan bersama.

“Saya juga yakin hampir di semua partai banyak yang nilai perjuangannya sama dengan kita. Di semua partai, saya tahu, saya kenal orang-orang di partai-partai lain juga,” tuturnya.

Prabowo mengajak seluruh kekuatan politik menempatkan kepentingan bangsa dan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan bersama. Perbedaan pilihan maupun latar belakang politik tidak boleh menghalangi kerja sama menghadirkan kehidupan lebih baik bagi seluruh masyarakat.

Akhirnya, ia menegaskan semua pihak menginginkan Indonesia adil dan makmur. Seluruh elemen bangsa juga menginginkan rakyat hidup sejahtera. Tujuan tersebut harus menjadi titik temu bagi seluruh kekuatan politik di Indonesia.

“Tentunya kita semua ingin Indonesia itu adil dan makmur. Kita ingin rakyat kita sejahtera,” kata Prabowo.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments