Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai Listrik Dari Weda Bay

Berita12 Dilihat

Halmahera Tengah, 8 Oktober 2026 – Presiden RI Prabowo Subianto menilai ekspor perdana baterai kendaraan listrik dari Halmahera Tengah sebagai bukti keberhasilan hilirisasi. Karena itu pemerintah akan melanjutkan strategi tersebut secara konsisten.

Presiden menghadiri peluncuran ekspor perdana di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10). Kegiatan itu sekaligus menjadi momentum peluncuran 11 proyek hilirisasi.

Dari 11 proyek tersebut, empat proyek industri memasuki tahap komersial. Sementara tujuh proyek industri baru mulai dibangun. Menurut laporan Menteri Investasi dan Hilirisasi, realisasi investasi di IWIP sudah mencapai sekitar USD20 miliar. Kemudian rencana pengembangan berikutnya sebesar USD7 miliar.

Selain itu kawasan industri tersebut menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja. Oleh karena itu pemerintah menilai pembangunan industri memberikan dampak nyata bagi ekonomi nasional.

“Hari ini ekspor perdana baterai kendaraan listrik adalah langkah penting. Ini adalah bukti nyata bahwa strategi hilirisasi kita benar dan akan kita teruskan dengan sebaik-baiknya,” ujar Prabowo dalam sambutannya saat menghadiri peluncuran ekspor perdana baterai kendaraan listrik di Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10).

Investasi Tumbuh Dan Serap Ratusan Ribu Pekerja

Presiden menyampaikan optimisme terhadap masa depan ekonomi Indonesia. Ia menanggapi pandangan pesimistis tentang kondisi nasional. Menurutnya kemajuan di lapangan menunjukkan arah yang berbeda.

“Mereka yang mengatakan bahwa Indonesia gelap, collapse, Indonesia akan collapse. Tiap bulan diramalkan kita akan collapse. Tapi hari ini saya datang, saya lihat masa depan Indonesia cerah,” ujar Prabowo.

Selanjutnya Prabowo menegaskan komitmen menjaga kepercayaan investor. Ia menilai kemitraan dengan investor merupakan kehormatan bangsa.

“Adalah masalah kehormatan bagi bangsa Indonesia untuk menjaga mitra-mitra kita. Mitra-mitra kita, kita anggap sebagai saudara-saudara kita,” kata Presiden.

Di sisi lain Presiden mengapresiasi manajemen kawasan IWIP. Ia melihat pembinaan terhadap masyarakat sekitar berjalan baik. Karena itu program tersebut patut dilanjutkan.

“Saya melihat pembinaan saudara-saudara terhadap rakyat di sekitar sini sangat baik. Dan ini patut kita dukung dan patut kita teruskan,” ujarnya.

Pemerintah Minta Jaga Lingkungan Dan Lanjutkan Fondasi Pembangunan

Meski mendorong investasi, Presiden mengingatkan tanggung jawab lingkungan. Ia meminta perusahaan memastikan kualitas air dan udara tetap terjaga. Selain itu pengelolaan limbah harus dilakukan dengan baik.

Presiden juga mengajak semua pihak menghormati fondasi pembangunan sebelumnya. Menurutnya pembangunan bangsa merupakan perjalanan panjang.

“Kita menghormati pemerintah pendahulu, pemimpin-pemimpin sebelum saya yang telah berani mengambil langkah-langkah pembangunan seperti ini,” kata Prabowo.

Kemudian ia menegaskan makna pembangunan nasional.

“Nation building is a long march, adalah sebuah perjuangan dan perjalanan panjang. Ini bagian dari perjalanan panjang itu,” ujar Prabowo.

Menutup sambutan, Presiden mengingatkan tantangan akan semakin besar. Namun ia optimistis Indonesia mampu menghadapinya.

“Tapi kita biasa menghadapi tantangan. Kita berani menghadapi tantangan,” pungkasnya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments