DPU dan P2BK Pulihkan Mobilitas Warga Pasca Longsor Dengan Semangat Sukabumi Mubarokah

Kopdud.com

Berita, INFRASTRUKTUR, PU10 Dilihat

Kopdud.Com – Sukabumi – Menjadi saksi nyata semangat kebersamaan dan kerja cepat Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam menghadapi tantangan bencana. Pasca cuaca ekstrem yang memicu longsor di wilayah selatan, langkah pemulihan akses transportasi terus dikebut demi memastikan roda perekonomian dan mobilitas warga tidak terhenti, Selasa, 7 April 2026.

Hari ini, jajaran Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya bersama tim Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi bahu-membahu membersihkan material longsor yang menutup jalan kabupaten. Jalur vital ini menghubungkan Desa Neglasari (Purabaya) dengan Desa Nangerang (Jampang Tengah), menjadi urat nadi kehidupan warga di dua kecamatan.

Dengan dukungan alat berat dari DPU, proses evakuasi material tanah yang menutup badan jalan dilakukan secara intensif. Kehadiran alat berat menjadi kunci percepatan, sehingga akses segera terbuka kembali untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Langkah ini mencerminkan tekad Sukabumi untuk maju dan unggul dalam penanganan bencana.

Petugas P2BK Purabaya, Yanto Prayitno, menegaskan bahwa kegiatan hari ini bukan hanya sekadar pembersihan jalan, tetapi juga wujud nyata budaya gotong royong. “Kami mendampingi langsung tim Dinas PU di lapangan. Fokus utama adalah membuka akses jalan kabupaten yang sebelumnya tertutup material longsoran. Selain DPU dan BPBD, kegiatan ini juga melibatkan pemerintah desa dan relawan. Semua bergerak bersama demi keselamatan warga,” ungkapnya.

Meski akses mulai terbuka, warga tetap dihimbau berhati-hati karena kondisi jalan masih licin akibat sisa lumpur dan hujan intensitas tinggi yang berpotensi memicu longsor susulan. Namun, dengan koordinasi yang solid, jalur ini perlahan kembali normal. “Alhamdulillah, giat hari ini berjalan lancar. Kami terus berupaya agar jalur benar-benar aman 100 persen untuk dilalui warga,” tambah Yanto.

Langkah cepat Pemkab Sukabumi melalui DPU dan P2BK mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Jalur ini bukan sekadar jalan, melainkan akses utama menuju pusat ekonomi dan pendidikan di perbatasan Purabaya dan Jampang Tengah. Kehadiran pemerintah di saat genting menjadi bukti nyata bahwa Sukabumi bergerak dengan semangat Mubarokah: maju, unggul, berbudaya, dan berkah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *