Dinas PU Kabupaten Sukabumi Dorong Akreditasi Laboratorium Bahan Konstruksi

INFRASTRUKTUR, PU8 Dilihat

Sukabumi – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pengujian material konstruksi dengan mendorong Laboratorium Bahan Konstruksi menuju akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Upaya ini bukan hanya sekadar memenuhi standar teknis, tetapi juga menjadi wujud nyata semangat Sukabumi Mubarokah, Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah dalam setiap langkah pembangunan.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Drs. Uus Firdaus, MM, menegaskan bahwa laboratorium memiliki peran strategis dalam memastikan mutu pekerjaan konstruksi, khususnya pada pembangunan infrastruktur daerah. Dengan akreditasi, hasil pengujian material akan semakin akurat, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini sejalan dengan cita-cita menjadikan Sukabumi sebagai daerah yang unggul dan berbudaya, di mana pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga pada keberlanjutan dan keberkahan bagi masyarakat.

Uus Firdaus menjelaskan bahwa Dinas PU saat ini tengah melakukan berbagai tahapan persiapan, mulai dari pemenuhan persyaratan administrasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyiapan peralatan pengujian, pembangunan fasilitas laboratorium, hingga penerapan sistem manajemen mutu sesuai ketentuan yang berlaku. Akreditasi KAN nantinya akan menjadi pengakuan formal atas kompetensi laboratorium pengujian berdasarkan standar nasional maupun internasional, sehingga hasil pengujian dapat dijadikan rujukan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

Dengan adanya laboratorium yang terakreditasi, Dinas PU diharapkan semakin optimal dalam mendukung pengawasan mutu pekerjaan konstruksi, memberikan pelayanan teknis kepada masyarakat dan stakeholder jasa konstruksi, serta mendorong peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur. Semua langkah ini mencerminkan semangat Sukabumi yang Maju dan Unggul, berlandaskan budaya kerja yang profesional, serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *